Khalifah islam pun ada yang minum khamr

Khalifah islam pun ada yang minum khamr

Khalifah pada zaman dulu bukan hanya pemimpin agama, tetapi juga pemimpin pemerintahan selayaknya Raja atau kaisar. hal itu terbukti gelar atau Khalifah pada era kekhalifahan islam diangkat melalui turun temurun.

Gelar khalifah pemerintahan bani ummayah (661-750) M, para khalifah islam diangkat melalui cara-cara pemilihan Monarki atau turun temurun. Begitu pula dengan kekhalifahan dinasty Fathimiah yang berpusat di Mesir, para pemimpinnya diangkat dengan sistem Monarki, yaitu dengan cara turun Temurun bukan dengan sistem demokrasi seperti masa sekarang.

Diantara para Khalifah islam banyak yang menjalankan agama islam secara baik, seperti sosok Umar bin Abdul Aziz yang dikenal tawadhu dan tidak melanggar Syariat Islam. tetapi diantaranya ada juga yang masih melanggar Syariat Islam, dimana kehidupan para khalifah islam ada yang mirip dengan gaya hidup raja atau kaisar.

Seorang penulis, Phillip K. Hitti dalam bukunya, History of Arabs menggambarkan gaya kehidupan para khalifah islam. Seperti yang ditulis oleh Al Aghani. Ada beberapa Khalifah pada masa lalu yang masih minum Khamr atau minuman keras.

Seperti Khalifah Yazid bin Muawiyah, setiap Hari ia meminum khamr, khalifah walid bin abdulmalik juga meminum Khamr walaupun tidak setiap hari. Khalifah lainnya, abdulmalik bin marwan ia minum khamr sebulan sekali dan khalifah sulaiman ia minum khamr sehabis sholat Jum'at.

Jadi hampir sebagian khalifah bani ummayah ada yang memiliki hobi meminum khamr. Diantara para khalifah itu, yang paling menyandang gelar sebagai "peminum  khamr " adalah Khalifah Walid II, ia minum khamr setiap saat. bahkan ia mempunyai kolam anggur dan berendam di kolam itu setiap harinya sambil meminum airnya, sehingga volume anggur yang ada di kolam tersebut habis. Dan ketika khamr di dalam kolam tersebut habis, sang khalifah menyuruh pembantunya agar mengisi kolam tersebut dengan khamr lagi.

Tetapi tidak semua dari khalifah islam, beberapa diantaranya ada yang memiliki sifat yang baik. Seperti Umar bin Abdul Aziz yang anti khamr dan memerintah secara bijaksana. Bahkan sosok umar dianggap mirip dengan Umar Bin Khattab.





*Diambil dari buku "History of Arabs karya Phillip K. Hitti dan tulisan Al Aghani.