Abdurrahman ad dakhil, sang rajawali dari quraisy

Abdurahman Ad dakhil, Sang rajawali dari Quraisy.

Islam di spanyol telah ada sejak tahun 711, ketika pahlawan islam Thariq bin Ziyad memenangkan pertempuran di tepi sungai barbate melawan raja Roderick dari kerajaan Kristen Visigoth spanyol. Setelah kemenangan beruntun pihak muslim, spanyol dijadikan salah satu propinsi dari 
kerajaan daulah Ummayah I yang berpusat di damaskus.


Ketika daulah Ummayah II di spanyol berdiri tahun 756 di bawah pemerintahan Abdurahman Ad Dakhil, islam di spanyol menjadi sangat kuat secara politik dan militer. Abdurahman Ad dakhil yang disebut sebagai “rajawali dari Quraisy” menjadi pendiri sekaligus pemimpin pemerintahan islam bani  Ummayah di bumi spanyol.


Ketika daulah ummayah berdiri,  raja-raja eropa meminta  damai kepadanya, seperti King Fruela II dari kerajaan Asturia Leon yang meminta damai karena takut serangan pihak islam. Begitu juga dengan Kaisar Romawi suci, raja terbesar abad kegelapan eropa, Charlemagne atau Charles the Great yang tentaranya dihancurkan dalam pertempuran di Pyrenen barat tahun 778 Masehi.


Hal serupa juga dialami tentara kerajaan bani Abbasiyah, dimana tentara bani abbas diporak-porandakan oleh sang rajawali dari Quraisy dalam pertempuran di dekat kota sevilla. Abdurahman Ad Dakhil membangun pemerintahan yang sangat kuat di spanyol, dimana tidak ada satupun kerajaan-kerajaan di Eropa yang berani bersinggungan dengan kekuasaan muslim di Spanyol.


Oleh karena itu berbagai pujian datang kepadanya, terlebih dari lawan politik. Khalifah bani Abbasiyah di Bagdad , Abu Jafar Al Mansur memuji Abdurahman Ad Dakhil sebagai “Rajawali dari Quraisy”.hal tersebut dikatakan oleh khalifah dari bagdad tersebut ketika terjadi percakapan-percakapan di istana bani Abbasiyah.

Abdurahman Ad Dakhil, seorang buronan yang dicari-cari oleh pihak Abbasiyah, ia dapat melarikan diri dan berpindah-pindah kota, hingga Abdurahman Ad Dahkil bukan hanya meloloskan diri dari penangkapan, ia bahkan bisa mempengaruhi suku-suku islam di spanyol, sehingga suku-suku islam berpihak kepadanya. Bahkan rajawali dari quraisy mampu mendirikan pemerintahan Islam bani Ummayah dan dapat menghancurkan tentara bani abbasiyah di spanyol dalam pertempuran.


Seorang yang tadinya berstatus sebagai buronan dan dicari-cari oleh pihak abbasiyah, tetapi sang buronan pun mampu meloloskan diri, bahkan berbalik menghancurkan tentara abbasiyah dalam pertempuran-pertempuran. Karena itulah Abdurrahman Ad Dakhil dijuluki dengan gelar "Rajawali dari Quraisy".

Abdurahman Ad dakhil memang keturunan suku Quraisy dari mekkah. Garis keturunannya segaris dengan  Muawiyah bin Abi Sufyan dan Usman Bin Affan. Ia masih satu suku dengan nabi Muhammad SAW, yaitu suku Quraisy. Bila Nabi berasal dari kalangan bani Hasyim, abdurrahman Ad dakhil berasal dari kalangan bani ummayah.