Showing posts with label Sejarah kristen. Show all posts
Showing posts with label Sejarah kristen. Show all posts

Penyebaran kristen secara paksa

penyebaran agama kadang dilakukan melalui cara-cara koperatif dan sebagian dilakukan secara paksa. seperti yang dilakukan oleh Raja charles the Great dari kerajaan franka.
Charles The Great merupakan raja kerajaan Franka yang berkuasa di wilayah jerman, prancis, Austria dan polandia. pada masa kekuasaannya ia menguasai hampir sepertiga benua biru, dipandang sebagai Raja terbesar abad kegelapan dan kaisar Romawi suci yang diangkat oleh paus pada abad hari natal tahun 800.

Pada masa pemerintahannya ia banyak menaklukan wilayah dan melakukan kristenisasi dan penyebaran agama di wilayah-wilayah yang ditaklukannya. suku-suku saxon atau suku-suku Jerman tua.

Terhadap suku-suku jerman atau Saxony, pilihannya hanya dua, yaitu mati atau masuk Kristen. pada saat itu banyak terjadi pembunuhan terhadap orang-orang dari saxon karena menolak ajaran kristen.

Seperti halnya leluhurnya, Pepin I. Raja tersebut aktif melakukan kristenisasi di wilayah eropa. walaupun dengan cara-cara kekerasan dan pemaksaan. tetapi Raja Charles dipandang sebagaj Raja terbesar kerajaan Franka dinasti Carolingians yang berkuasa antara tahun 764-814 M.

Yesus kristus berasal dari kaum esseni

Yesus kristus berasal dari kaum esseni. sebuah kaum minoritas dari bangsa yahudi. mereka banyak tinggal di bukit-bukit karang sekitar laut mati. Dibandingkan dengan kelompok-kelompok yahudi lainnya seperti kaum Pharisi dan Saduki, jumlah kaum esseni sedikit.

Kelompok yang terbesar dari kalangan yahudi adalah kaum pharisi. secara jumlah kaum pharisi paling banyak. banyak dari golongan pharisi yang menempati kelas ekonomi menengah pada zamannya. kaum pharisi juga golongan yahudi yang sangat menghormati peribadatan hari sabath.

Sedangkan kelompok terbesar kedua adalah kaum Saduki. Golongan ini juga menempati sebagai kelas elit penguasa bangsa yahudi karena banyak dari mereka yang menjadi para tuan tanah, elit pemerintahan, pedagang besar, dsb.

Sedangkan kaum esseni merupakan kelompok terkecil dibandingkan kaum yahudi lainnya. banyak dari kelompok ini yang tinggal di bukit-bukit batu sekitar laut mati. mereka hidup berkelompok-kelompok dan lebih banyak mengurusi masalah peribadatan dan keagamaan.

Tidak seperti halnya kaum saduki atau pharisi. kaum esseni jumlah mereka minor begitu pula dalam pemerintahan. dan banyak pula dari mereka yang tidak menikah. karena itulah banyak penulis islam yang menyamakan kaum esseni ini seperti halnya tassawuf bagi orang yahudi. karena mereka lebih konsen dalam mengurusi masalah peribadatan dari pada mengurusi masalah keduniawian. Selain Yesus Kristus, tokoh lain yang lahir dari golongan ini adalah john sang pembabtis.

Sejarah kelahiran yesus

Ketika Kristen mulai  menyebar pada awal abad masehi di Eropa, pada mulanya orang Kristen tidak mengetahui hari kelahiran yesus atau hari natal. Masyarakat Kristen pada masa awal abad masehi ada yang merayakan hari natal pada tanggal 6 Januari atau awal januari, ada juga yang merayakan hari natal tanggal 28 Maret, ada pula yang merayakan hari natal pada 18 April serta ada pula  yang merayakan hari natal pada 29 mei, dsb. Hal itu seperti diungkapkan oleh Graveri, dalam karyanya Life of Jesus. Demikian yang dikutip dalam buku kuliah empat agama karya Prof.Dr. Hamid Rasyidi, Masyarakat Kristen pada awal abad masehi tidak merayakan hari natal pada 25 Desember tapi merayakan hari natal pada tanggal yang berbeda-beda.Masyarakat Kristen dan aliran Kristen berbeda pendapat tentang kapan kelahiran . Gereja Armenia yang merayakan Hari natal pada awal bulan Januari. 

Tetapi ketika Kristen meyebar ke eropa barulah dirayakan Hari natal tanggal 25 Desember. Tentu saja penyebaran Kristen di eropa berlangsung secara berangsur-angsur dan berabad-abad. sekte atau aliran Kristen berbeda paham tentang waktu dari kelahiran yesus kristus. Kristen baru menyebar ke eropa baru dilakukan perayaan hari natal pada tanggal 25 desember yang menurut beberapa sumber itu masih ada hubungannya dengan hari kebesaran bangsa Romawi, yaitu Dies Natalies Solis Invictus. Dan ketika terjadi perang salib tahun 1095 umat islam menyaksikan Kristen begitu solid dalam merayakan hari kelahiran Yesus. Hal itulah yang membuat sang pemimpin   Salahudin al ayubi mengadakan perayaan hari Maulid nabi yang bertujuan untuk memberikan spirit semangat jihad 


Kristen menyebar ke eropa dengan cara yang berangsur-angsur. Butuh lebih dari 10 abad bagi kristenisasi untuk menyebar secara luas ke eropa. Pada mulanya masyarakat Kristen minoritas di eropa dan banyak mendapatkan kekejaman dari para kaisar romawi. Seperti zaman kaisar nero bagaimana terjadi genocida terhadap masyarakat penganut Kristen. Kristen menyebar di wilayah romawi pada masa pemerintahan kaisar kosntantinus Agung. Kaisar tersebut membuat undang-undang yang disebut Edictus Milano. Dalam undang-undang tersebut secara resmi romawi mengakui Kristen sebagai salah satu ajaran yang legal di wilayah romawi. Undang-undang tersebut juga menjamin keselamatan umat Kristen dan menjamin hak-hak orang Kristen. Konstantin agung juga masuk Kristen pada masa pemerintahannya. Walaupun ada juga yang menyebutkan konstantinus. masuk Kristen pada akhir hayatnya.Konstantinus agung juga memprakarsai Konsili Nicea tahun 325 yang sangat mempengaruhi dunia Kristen hingga ssat ini. Perdebatan sekte arius dan pengikut Athanasius menjadi awal mula konsili diadakan. 

Sedangkan ajaran Kristen menyebar di Prancis ketika kerajaan franka dipimpin oleh Raja Clovis. Raja tersebut akhirnya masuk Kristen pada masa pemerintahannya. Clovis sang penyembah dewa Odin, dewa bagi masyarakat skandinavia beralih menjadi penganut Kristen setelah memenangkan pertempuran melawan suku-suku Alemanni. Yang paling mempengaruhi Clovis agar masuk Kristen adalah istrinya yang bernama Chotilda. Hingga Clovis berjanji akan beralih menjadi Kristen setelah jika sang raja memenangkan perang atas suku-suku Alemanni. Ternyata benar, Tentara Franka memenangkan perang atas suku-suku Alemmani. Hingga clovis dibabtis di sebuah katreldal di Reims. Pada masa clovis itulah banyak masyarakat kerajaan franka yang beralih menjadi penganut Kristen. Kristen yang dianut oleh masyarakat franka banyak yang beraliran Katolik, yakni mengakui otoritas paus dan supremasinya. Jadi pada masa pemerintahan Clovis inilah Ajaran Kristen mulai menyebar diantara masyarakat kerajaan Franka di perancis. Clovis dikenal sebagai Konstantinus dari Franka.Baru ketika ajaran kristen menyebar ke eropa baru dilakukan perayaan hari natal secara serentak yaitu tanggal 25 Desember. 

Menguak tempat kelahiran yesus

Arkeolog menduga rumah berdinding batu di Nazaret adalah rumah Yesus. Rumah itu diidentifikasi berasal dari abad pertama dan dipercaya merupakan tempat Yesus dibesarkan oleh Maria dan Yusuf.

Pertama kali ditemukan tahun 1880an oleh biarawati Sisters of Nazareth. Namun barulah tahun 2006, searing professor dari University of Reading Ken Dark yang mengidentifikasi rumah terse but berasal dari abad lpertama.

Apakah Yesus benar-benar tinggal di rumah tersebut? Menurut Dark selalu ada kemungkinan. “Apakah rumah ini tempat Yesus dibesarkan? Selalu ada kemungkinan jika menelisik dari segi arkeologi,” papar Dark dalam tulisannya di majalah Biblical Archeology Review. 


Yesus diyakini dibesarkan di Nazaret. Sejauh ini, para arkeolog telah menemukan beberapa bukti bahwa Kekaisaran Bizantium—yang mengendalikan Nazaret hingga abad ketujuh—menghiasi bangunan yang berhubungan dengan Yesus ini. Sementara Tentara Salib yang berkelana di Tanah Suci pada abad 12 juga memperbaiki bangunan ini yang tengah rusak.

Konsili Nicea yang mengubah dunia kristen

Perdebatan dan perselisihan antara Arius dan Alexander meresahkan Kaisar Konstantinus. Ia merasa bahwa perpecahan dalam gereja dapat mengganggu keamanan dan stabilitas negara., saat itu kekaisaran Romawi sedang dalam perpecahan dan banyak pemberontakan dari wilayah yang berupaya membebaskan diri. Perpecahan dalam gereja hanya akan membuat kerajaan semakin tidak stabil.

Konstantinus berupaya menemukan jalan menyelesaikan pertikaian ini. Pada tahun 325, Konstantin memanggil uskup-uskup dari berbagai penjuru kekaisaran Romawi untuk berkumpul dalam konsili di Kota Nicea (sekarang Iznik di Turki).Konsili ini dibuka dengan pembahasan mengenai permasalahan ajaran Yesus yang dibawa Arius. Eusebius dari Nicomedia memimpin beberapa uskup yang mendukung Arius. Namun ketika Arius membacakan keyakinannya mengenai keEsaan Allah dan pandangan-pandangan lainnya, banyak uskup yang menentang Arius.

Para peserta konsili tidak menerima ajaran Yesus yang dibawa Arius dan memutuskan untuk menolaknya. Mereka berupaya merumuskan suatu pengakuan yang dapat melawan ajaran Injil yesus yang dibawakan Arius. Kemudian Uskup Eusebius dari Kaisarea mengusulkan menggunakan pengakuan yang digunakan di Kaisarea. Pengakuan ini tidak menggunakan kata homoousios (satu hakikat) karena dianggap tidak alkitabiah. Namun, Konstantinus dan para uskup lain memilih untuk menggunakannya dalam rumusan pengakuan tersebut untuk menentang Arius, karena Arius terang-terangan menolak konsep homoousios. Hanya dua orang uskup yang mendukung pandangan Arius dan menolak konsep homoousios. Akhirnya diputuskan bahwa Sang Anak tidak diciptakan, namun memiliki kedudukan yang sama dengan Sang Bapa yang dirumuskan dalam Pengakuan Iman Nicea.

 Ajaran Yesus yang dibawa Arius kemudian ditolak dan Arius bersama beberapa orang yang mendukungnya dihukum dengan cara dikucilkan dari gereja.



Kesalahan kalender Masehi

Kesalahan Kalender Masehi




Bangsa Romawi yang menciptakan dan menggunakan sistem kalender masehi tersebut. Adalah Konsul Romawi, Julius Caesar yang menciptakan sistem kalender tersebut yang dikenal dengan Nama" sistem kalender Julian". Julius caesar yg berjasa dalam menetapkan sistem kalender hingga digunakan pada masa sekarang.

Pada masa itu dikenal bulan

1.martius       5. Quntrilis         9.november
2.Aprilis         6. sektilis          10. Desember
3.mauis          7. September
4.junois          8. oktober

Tetapi kemudian terjadi kesalahan antara penanggalan dengan waktu yang tidak sinkron. antara penanggalan dengan Perputaran bumi terhadap matahari yang tidak cocok.
Hingga Julius Caesar perlu menemui ahli astronomi Romawi yang bernama Sosigenes untuk memperbaiki waktu. Julius caesar juga juga menemui ahli astronomi bangsa mesir. untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan dalam sistem kalender tersebut.

Hingga akhirnya julius caesar menambahkan dua bulan di awal. ia memperbaharui sistem kalender Romawi tersebut. Hingga jumlah bulan dalam sistem kalender itu menjadi 12.

1. Januarius              9. september
2 .februarius           10. oktober
3. martius                11. november
4. Aprilis                  12. Desember
5. Mauis
6. junois
7. quntrilis
8. sektilis

Akibat ditambahkan dua bulan, posisi bulan september menjadi bulan ke 9, dan oktober menjadi bulan 10 begitu juga bulan november dan desember menjadi bulan ke 11 dan 12.

Kalender masehi telah terjadi kesalahan sejak dulu. Antara perputaran bumi terhadap matahari tidak sinkron dan sejalan hingga terjadi perbedaan pergantian musim yang tidak sejalan dengan waktu hingga dibenahi oleh julius Caesar.

Kira-kira abad ke 16, tahun 1582 M, terjadi lagi kesalahan hingga paus Gregorian memperbaiki kembali sistem kalender. 16 abad yg lalu tadinya bangsa Romawi menganggap bahwa bumi berputar mengelilingi matahari selama 365 hari 6 jam. Setelah diteliti bumi mengelilingi matahari selama 365 hari 6jam 4 menit 11 detik ! jadi ada kekurangan 4 menit 11 detik setiap tahunnya

Jadi selama kurang lebih 1600 tahun terjadi kesalahan 4 menit 11 detik dimana kesalahan itu terkumpul dan terakumulasi mengakibatkan kekacauan dalam kalender masehi. Hingga pada masa paus Gregorian kesalahan-kesalahan itu sempat diperbaiki itu sempat diperbaiki.

Pontius pilatus, pencetus hukuman salib pada Yesus

Pontius pilatus adalah gubernur Romawi wilayah yudea, salah satu wilayah di tanah yang banyak dihuni oleh bangsa yahudi, palestina atau tanah bangsa kan'an. ia merupakan wakil kaisar romawi yang memerintah bangsa yahudi. sejak tahun 4 M, bangsa yahudi secara resmi dibawah pemerintahan gubernur Romawi yang merupakan wakil kaisar di tanah yahudi.
              Kaisar Roma Tiberius melantik Pilatus sebagai gubernur Provinsi Yudea pada tahun 26 M. Pejabat demikian disebut ksatria dalam pasukan berkuda—bangsawan yang lebih rendah pangkatnya daripada para aristokrat berstatus senator. Kemungkinan besar, Pilatus masuk ketentaraan sebagai kepala pasukan militer, atau komandan junior; naik pangkat seraya melakukan berbagai tugas dinasnya; lalu dilantik menjadi gubernur sebelum ia berumur 30 tahun.
             Sewaktu berseragam tentara, Pilatus mengenakan jubah kulit dan pelindung dada metal. Namun, sewaktu tampil di hadapan rakyat ia memakai toga putih dengan pinggiran berwarna ungu. Rambutnya selalu dipangkas pendek dan wajahnya dicukur licin. Meskipun ada yang percaya bahwa ia berasal dari Spanyol, namanya menunjukkan bahwa ia dari suku Pontii—bangsawan Samnit dari Italia bagian selatan.
Penguasa daerah setingkat Pilatus biasanya dikirim ke daerah orang barbar. Orang Roma menganggap Yudea sebagai tempat semacam itu. Selain menjaga ketertiban, Pilatus mengawasi pemungutan pajak-tidak-langsung dan pajak-kepala. Administrasi pengadilan sehari-hari diawasi pengadilan Yahudi, namun kasus-kasus yang menuntut hukuman mati tampaknya diserahkan kepada gubernur, yaitu wewenang tertinggi di pengadilan.
              Bersama staf kecil yang terdiri dari para penulis, pengawal, dan utusan, Pilatus dan istrinya tinggal di kota pelabuhan Kaisarea. Pilatus mengepalai lima kohor (kelompok) infanteri yang masing-masing terdiri dari 500 hingga 1.000 prajurit serta sebuah resimen kavaleri yang terdiri dari 500 orang. Prajurit-prajuritnya secara rutin mengeksekusi para pelanggar hukum. Di masa damai, hukuman mati dilaksanakan setelah rangkuman gugatan dibacakan, namun sewaktu ada pemberontakan, para pembangkang dihukum mati langsung di tempat dan secara massal. Misalnya, orang Roma mengeksekusi 6.000 budak untuk menumpas pemberontakan yang dipimpin oleh Spartacus. Apabila timbul masalah di Yudea, sang gubernur biasanya bisa meminta bantuan legatus kaisar di Siria, yang membawahi para legiun. Namun, selama sebagian besar pemerintahan Pilatus, tidak ada legatus yang bertugas, dan Pilatus harus dengan cepat memadamkan kekacauan.
            Pontius pilatus inilah yang menjatuhkan hukuman mati pada Yesus Kristus sehingga sang kristus harus memanggul salibnya sendiri melewati jalan tertentu di yerussalem hingga akhirnya Yesus wafat disalib di atas batu golgota

Zaman kegelapan Romawi dan pelarangan agama kristen

Kekaisaran Romawi mengalami masa kemunduran sekitar abad ke 3 M. Masa itu kenal dengan nama zaman kegelapan romawi yang terjadi pada pertengahan abad ke 3 M. Berpuluh-puluh kaisar Romawi naik tapi dalam waktu yang sangat singkat karena banyak konflik internal, perebutan jabatan kekuasaan hingga banyak kaisar Romawi yang naik jabatan tapi memerintah selama masa yang singkat saja.

Era kegelapan dan kemunduran Romawi berakhir setelah Kaisar Dioctius memerintah. Pada masa pemerintahannya untuk memperbaiki pemerintahan dilakukan pembagian wilayah romawi yaitu Galia, Italia, hylria dan wilayah timur.wilayah galia meliputi jerman, prancis,spanyol, inggris portugal. wilayah Italia meliputi Semenanjung Italia sampai Dunau. Wilayah Hylria meliputi yunani dan kepulauannya. dan wilayah timur meliputi Asia kecil, syria, palestina dan mesir.

Sepanjang pertengahan  abad ke 3 M itulah Kristen menjadi ajaran yang dilarang. Seperti yang dituturkan oleh BBC, banyak terjadi penindasan dan pembunuhan terhadap penganut Kristiani. banyak orang kristen yang bila mengakui agamanya secara terang-terangan, mereka dapat dtangkap, dibunuh dan ditawan. Seperti yang dituturkan BBC, banyak penganut kristen yang dibawa ke Ampitheater atau Colosseum di Roma bahkan mereka menjadi umpan binatang buas di arena pertarungan Gladiator. Bahkan perempuan-perempuan dibawa dan diseret untuk menjadi umpan Singa di Coloseum.

Pada masa itu banyak orang-orang kriaten yang mati syahid( para martir). mereka mengalami kekerasan pembunuhan oleh penguasa Romawi. Pada masa ini penganut kristen lebih banyak merahasiakan keimanannya.

Masa seperti ini terus berlangsung hingga kaisar Konstantinus mengeluarkan Undang-undang Edic Milano tahun sekitar tahun 313 M yang melindungi kebebasan umat hak dan perlindungan umat Kristen.
Dengan adanya undang-undang itu, hak penganut kristen dipenuhi, kebebasan agama dijamin dan keselamatan mereka dilindungi. Pada masa Konstantin berkuasa itulah orang kristen mulai menjalani ajaran agama secara damai dan kristen mulai banyak dianut oleh penduduk Romawi.

Yesus dalam pandangan islam

Yesus dalam pandangan Al Qur'an

"Jesus" dalam bahasa inggris memiliki persamaan makna dengan Iesos dalam bahasa yunani dan dalam bahasa Arab yang tertera dalam Al Qur'an "Iesos" disebut sebagai Isa Ibnu maryam.

Sedangkan Christ dalam bahasa inggris memiliki persamaan arti dengan Christos dalam bahasa Yunani. dan dalam bahasa Ibrani, Christos berarti Messias. dalam bahasa Arab disebut Al masih.

Christos          = bahasa yunani
Christ             = bahasa inggris
Messias         = bahasa ibrani
Al masiyah    = bahasa arab

Iesos Christos   = dalam bahasa yunani
Jesus christ       = dalam bahasa inggris
Isa al masiyah = dalam bahasa  arab

Al-Masih memiliki arti "Yang membaptis, juru selamat, dsb.
Jadi itu merupakan perbedaan bahasa dan penyebutan saja, karena pada dasarnya memiliki arti yang sama. bagi orang islam orang tersebut adalah isa ibnu maryam, seperti yang tertera dalam Al qur'an. sedangkan dalam bahasa yunani orang tersebut adalah Iesos Christos dan dalam bahasa inggris jesus christ.
Dalam pandangan Al qur'an posisinya hanya merupakan seorang nabi dan Rasul. seperti halnya nabi ibrahim, ismail, musa dsb. Rasul yang dimuliakan oleh Allah sebagai Utusannya. Ia hanyalah seorang manusia biasa tak ubahnya yang tertera dalam ayat-ayat terakhir surat Maryam bahwa sebenarnya beliau hanyalah hamba bagi Allah sekaligus Rasul dan utusanNya.
Demikian pula beliau tidak disalib, Yang disalib itu merupakan orang yang "diserupakan" dengannya dan sebenarnya banyak orang yang ragu terhadap peristiwa penyaliban itu. Hal itu dapat kita baca dalam Al Qur'an seperti dalam Surat An nisa Ayat 141.
 Demikian pula dalam injil, yesus ditemani 12 orang pengikutnya dalam menyebarkan ajarannya. Ke dua belas itu disebut golongan Hawariyyun. begitu pula maria dalam ajaran kristen dikenal sebagai Maryam. Selain itu, John sang pembabtis dikenal sebagai Yahya AS.

Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak".

Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,

hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh,

karena mereka mendakwakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.

Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.

Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.

Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti.

Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.

Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu, agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Quran itu kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang.

Dan berapa banyak telah Kami binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah kamu melihat seorangpun dari mereka atau kamu dengar suara mereka yang samar-samar? Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak".
Pada ayat-ayat terakhir surat Maryam berisi penjelasan tentang posisi Nabi isa / kristus terhadap Allah

"Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,

"hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh,

"karena mereka mendakwakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.

"Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.

"Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.

"Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti.

"Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.

"Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu, agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Quran itu kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang.

"Dan berapa banyak telah Kami binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah kamu melihat seorangpun dari mereka atau kamu dengar suara mereka yang samar-samar? 

Dalam Ayat-ayat terakhir dalam Surat 19, Maryam Allah swt memberikan perumpamaan bahwa langit pecah dan bumi terbelah karena ada yang mengatakan tuhan mempunyai Anak. Dan Allah Swt maha kuasa atas segala sesuatu tidak berhak mempunyai anak dan diperanakkan.

Tulisan ini hanya berisi pandangan Islam dan Al Qur'an tentang yesus. 
Semoga bermanfaat



Sejarah lambang salib dalam kristen

Sejarah Lambang Salib dalam Kristen

 

Salib adalah lambang yang sangat tua yang terdapat di dunia jauh sebelum lahirnya Nabi Isa atau Yesus. Pada awalnya orang-orang Kristen tidak menggunakan salib sebagai lambang Kekristenan mereka. Benda ini tidak termasuk dalam daftar pertama lambang-lambang Kristen yang disediakan oleh St. Clement. Mulanya yang mereka gunakan justru bintang ikan (Pisces) dan anak domba sebagai lambang Penyelamatnya.

Ketika lambang salib akhirnya dipakai, orang-orang Kristen sempat merasa enggan terhadap gambar seorang laki-laki yang tergantung pada salib. Hal ini tidak pernah dilakukan Gereja Kristen sebelum abad ke tujuh.

Faktanya, salib dengan orang tergantung padanya telah dimasukkan oleh orang Romawi dari India berabad-abad sebelum zaman Kristen. Churchward mengatakan, “Pada dasarnya Salib merupakan tanda astronomi. Salib dengan lengan sama panjang menunjukkan waktu siang dan malam yang sama panjang, dan merupakan tanda equinox.”

Salib berlengan panjang juga digunakan sebagai pemberi tanda (berupa gambar) pada makanan suci maupun wadah-wadah yang berisi air suci keagamaan. Penggunaan salib ini terdapat di kalangan bangsa-bangsa Assyiria, Babilonia, Persia purba, bahkan di benua Amerika sebelum datangnya agama Kristen.

Karena penyembahan kepada dewa matahari Romawi sangat populer di seluruh kekaisaran Roma saat itu, dan kaisar sendiri dianggap sebagai perwujudan dewa matahari di bumi, maka Gereja Paulus memutuskan untuk memasukkan lambang dewa matahari, silang cahaya (Salib) sebagai lambang agama Kristen. Selain itu Gereja juga memutuskan untuk menggabungkan (sinkretisme) semua hal yang berkaitan dengan kepercayaan paganisme masyarakat Roma dalam fondasi kekristenan.

Demikian halnya antara kepercayaan pagan dengan kepercayaan Kristen yang lain. Sejak ribuan tahun sebelumnya hingga jaman penyebaran agama Kristen di wilayah Mediterania, telah terdapat agama-agama yang meyakini dewa-dewi yang menderita, disalib dan mati menebus dosa.
  
Salib adalah lambang yang sangat tua yang terdapat di dunia jauh sebelum lahirnya Nabi Isa atau Yesus. Pada awalnya orang-orang Kristen tidak menggunakan salib sebagai lambang Kekristenan mereka. Benda ini tidak termasuk dalam daftar pertama lambang-lambang Kristen yang disediakan oleh St. Clement. Mulanya yang mereka gunakan justru bintang ikan (Pisces) dan anak domba sebagai lambang Penyelamatnya.

Hukuman salib adalah hukuman yang biasa dilakukan oleh orang-orang Romawi pada tawanan perang, pada mereka yang dituduh sebagai pemberontak. Hukuman penyaliban dipandang sebagai hukuman terkejam bangsa Romawi. karena bila seseorang dibakar, rasa sakitnya beberapa menit sebelum orang tersebut mati. Begitu pula jika orang tersebut dipenggal, rasa sakitnya hanya sebentar sebelum orang tersebut mengalami kematian. tetapi jika disalib, orang tersebut merasakan penderitaan yang tiada terperi selama berhari-hari sebelum meradakan kematian. 

Ketika yesus disalib, penganut kristen mempercayai bahwa Yesus menebus dosa umat manusia.Seperti muridnya Petrus, sang Rasul yang mempercayai kematian suci sang kristus. karena itulah ketika petris ditangkap dan dihukum mati oleh kaisar nero, petrus saat itu memohin agar dirinya disalib secara terbalik dengan posisi kepala di bawah dan kaki diatas karena petrus tidak ingin dirinya Wafat seperti Yesus.



 

 

Asal mula penyebaran ajaran kristen di perancis

Clovis sang konstantinus dari Franka

Clovis adalah raja Franka dinasti merovingians yang berkuasa apa awal abad ke 6. Pada masa pemerintahannya ditandai dengan perluasan wilayah sehingga wilayah kerajaan tersebut semakin meluas.
Clovis adalah penyembah dewa odin, salah satu dewa skandinavia hingga beralih menjadi penganut Kristen.

Clovis memiliki seorang Permaisuri yang bernama chotilda. Permaisuri itulah yang banyak mempengaruhi sang raja hingga beralih menjadi penganut kristen. Pada awalnya Clovis enggan untuk masuk kristen. Tetapi Akibat pengaruh istrinya, ia berjanji akan masuk Kristen bila diberi kemenangan melawan suku-suku Alemanni. 

Pertempuran tersebut dimenangkan Bangsa Franka hingga Clovis masuk kristen dan dibaptis di sebuah katredal di Reims. Kemenangan itu membuat sang Raja meninggalkan penyembahan dewa-dewa Skandinavia. Masuk Sang Raja pada ajaran Kristen diikuti Rakyatnya. Hal inilah yang membuat Kristen mulai dianut oleh sebagian masyarakat kerajaan Franka di perancis.

Clovis dijuluki "konstantinus dari franka" karena pada masa pemerintahannya ajaran kristen mulai menyebar pesat diantara bangsa Franka. sama halnya dengan kaisar konstantin dari Romawi. Konstantinus dari Romawi berjasa besar dalam penyebaran agama kristen di wilayah kerajaan Romawi

Awal mula kalender masehi

Asal mula tahun kabisat

Siapa yang menciptakan sistem kalender masehi dan  tahun kabisat ?

Kalender dengan bulan januari, februari, maret, april, mei, juni, juli dst. Tentunya hal ini menarik dikaji. karena kalender Masehi hampir digunakan diseluruh dunia hingga saat ini. di belahan dunia manapun, di kota besar bahkan tempat terpencil sekalipun kalender masehi tetap digunakan.

Sistem Kalender masehi telah digunakan sejak lama. sejak Kristen banyak dianut oleh masyarakat Eropa. Kalender masehi banyak digunakan oleh kerajaan Di eropa pada abad pertengahan.
Bahkan sejak era Kerajaan Romawi dengan ajaran Paganisme dan polytheismenya.

Adalah Julius Cesar, penguasa Romawi yang menciptakan sistem kalender Masehi atau yang dikenal dengan nama "Sistem Kalender Julian "
saat itu bangsa Romawi mengetahui bahwa perputaran bumi terhadap matahari memakan waktu 365 Hari 6 jam.

Bangsa Romawi dan para ahli astronominya mengetahui Bumi berevolusi terhadap matahari selama 365 hari 6 jam, itulah yang diketahui oleh bangsa Romawi. Jadi pergantian tahun tidak pas selama 365 Hari, ada kelebihan 6 jam setiap tahunnya.
Nah kelebihan 6 jam setiap tahun itu diakumulasi ke dalam tahun kabisat hingga tahun kabisat menjadi 366 Hari. 

Setiap tahun selalu ada kelebihan 6 jam, lalu kelebihan 6 jam diakumulasikan atau dikumpulkan.
Hingga menjadi satu hari. Karena itu jumlah tahun masehi pada tahun kabisat menjadi 366 Hari dan tahun kabisat setiap 4 tahun sekali.

Julius Cesar, penguasa Romawi berjasa dalam membuat aturan tahun kabisat yang sampai saat ini tetap digunakan. Tahun kabisat dibuat untuk menutup kelebihan setiap tahunnya.

Bayangkan jika zaman sekarang ini tahun kabisat tidak ada, Seluruh dunia akan merayakan tahun baru pukul 6 pagi ! bukan tepat pukul 00.00.

Semoga bermanfaat